Kita sebagai penerima berita tidak akan menerima setiap informasi begitu saja. Dengan nalar dan pengalaman yang kita miliki, kita akan menganalisis dengan cermat informasi itu sebelum menerimanya. Selanjutnya, kita akan menanggapi informasi itu agar semakin memahami maksud yang terkandung.
Menanggapi informasi berita dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan cara melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis yang menggugat. Dengan berbagai pertanyaan tersebut, kita akan memperoleh informasi yang lebih akurat karena dengan cara itu kita menyaring suatu informasi. Jika pertanyaan kritis yang kita lontarkan tidak terjawab, informasi itu perlu dipertanyakan valditasnya (kebenaran menurut bukti yang ada).
Pertanyaan kritis bukanlah pertanyaan repetisi atau reproduksi, yaitu pertanyaan yang hanya bertujuan mengulang pernyataan. Pertanyaan kritis adalah pertanyaan yang bertujuan menelusuri persoalan sampai ke akarnya. Pertanyaan itu bukan sekedar mengungkap fakta di permukaan, melainkan menelusuri sumber-sumber timbulnya suatu persoalan. Bukan sekedar ingin mengetahui apa, siapa, kapan dan dimana melainkan mengetahui bagaimana dan mengapa.