Saya akan menjelaskannya perkembangan koperasi berdasarkan tahun ke tahun awal mulanya berdiri koperasi.

Tahun 1887

Para petani di Amerika Serikat membentuk koalisi bernama “THE NATIONAL GRANGE”  untuk membela kepentingan para petani, Organisasi ini pun ikut mendorong kemajuannya perekonomian di Amerika. Organisasi ini pun menjadi organisasi agricultural yang tertua setelah terjadinya perang sipil, dengan jumlah anggota lebih dari satu juta 1890 hingga 1950.

Tahun 1795

Sebuah asosiasi yang terdiri atas 1.400 orang penduduh Hull, Inggris, mendirikan sebuah penggilingan tepung untuk memenuhi kebutuhan anggotanya. Ketertarikan mereka terhadap koperasi meningkat cepat di Inggris selama decade ketiga abad kesembilan belas karena kesulitan ekonomi.

Tahun 1849

Robert Owen ( perintis koperasi yang pertama kali di Inggris ) menyatakan bahwa ia melihat adanya system kemasyarakatan yang irasional karena persaingan dan perang. Ia menjelaskan teori untuk mencapai masyarakat ideal, yang merupakan prinsip koperasi modern. Robert Owen sendiri pun dikenal dengan seorang pelopor sosialis, ia berjuang demi para buruh dengan memperhatikan nasib – nasib buruhnya, menaikkan upah buruh, mengurangi jam kerja dan juga para buruh pun diberi jaminan social serta mendirikan sekolah untuk anak – anak para buruhnya. Ia kemudian berjuan demi undang – undang tentang pabrik dan berjuang di parlemen untuk melahirkan undang – undang koperasi dan cara – cara mengatasi kemiskinan yang pada saat itu terjadi di Inggris. Namun apa boleh buat, usaha yang selama ini dilakukannya tidak berhasil karena kurang dukungan sehingga ia mencoba untuk turun tangan sendiri dengan cara mencoba cara lain dengan cara mendirikan sebuah organisasi perekonomian seperti menjual barang kebutuhan pokok. Namun usaha tersebut gagal kembali karena organisasi belum dapat memberikan pelayanan sebagaimana yang diharapkan oleh para anggota.

Tahun 1844

Koperasi modern dibentuk oleh kelompok yang terdiri dari 28 orang penenun miskin di Rochdale, Inggris, mereka mempelajari dengan seksama gagasan pemikiran dari Robert Owen dan kegagalan koperasi sebelumnya. Organisasi ini merupakan usaha patungan yang diberi nama Rochdale Society of Equitable Pioneers. Proyek awalnya adalah mengelola toko grosir, yang kemudian menjadi sukses pesat. Pada akhirnya, karena system yang digunakan Rochdale sangat baik maka prinsip pengelolaan Rochdale Society menjadi prinsip dasar gerakan koperasi konsumen. Prinsip tersebut adalah kontrol demokratis, keanggotaan yang terbuka, bunga terbatas, dan pembagian laba bersih. Suksesnya koperasi tersebut telah mendorong orang lain hingga ke seluruh antar bangsa tentang sistem koperasi.

Tahun 1895

The Iternational Alliance (ICA), dibentuk ( organisasi terbesar kedua setelah Palang Merah Internasional ). Ini adalah aliansi koperasi internasional yang menjadi inspirasi gerakan koperasi saat ini. Aliansi ini bergerak dalam perdagangan besar, pemasaran, produksi, perbankan, dan asuransi. ICA bertujuan menghubungkan gerakan koperasi di berbagai Negara sehingga bias mengembangkan satu system ekonomi. Saat ini ICA merupakan organisasi nonpemerintah dan beranggotakan 220 organisasi dari 85 negara serta memiliki 13 struktur organisasi.

Tahun 1896

Sebuah koperasi berdiri di Indonesia, dengan pelopor dari R. Aria Wiria Atmadja. Langkah pertamanya adalah mendirikan sebuah bank bernama Bank Penolong dan Tabungan. Bank ini bertujuan untuk menolong para pegawainya sendiri akibat dari masa penjajahan Belanda.

Tahun 1908

Perkumpulan Boedi Oetomo mendirikan koperasi di Jawa. Koperasi ini sebagai perkembangan koperasi rumah tangga dengan dorongan dari Raden Sutomo. Akan tetapi usaha koperasi ini gagal dikarenakan masyarakat belum mengerti akan kepentingannya koperasi

Tahun 1913

Serikat Dagang Islam yang berganti nama menjadi Serikat Islam pun turut dalam pembangunan koperasi dengan mendirikan koperasi industri kecil dan kerajinan. Namun koperasi ini pun juga gagal disebabkan kurangnya tingkat pendidikan dan pengetahuan akan koperasi.

Tahun 1947

Kongres Nasional Koperasi yang pertama diadakan pada tanggal 12 juli 1947 di Tasikmalaya. Tanggal kemudian menjadi Hari Koperasi. Pada awalnya nama perayaan tersebut bukanlah hari Koperasi melainkan hari Dekopin ( Dewan Koperasi Indonesia ).

Tahun 1998

Presiden Habibie mencabut larangan membentuk koperasi selain KUD di desa – desa. Disertai juga dengan berbagai fasilitas kredit yang diberikan, akibatnya jumlah koperasi dalam era singkat ini tercipta dari 51.000 menjadi 73.00 unit.

Tahun 1999

Presiden Abdurahman Wahid membubarkan departemen koperasi dan meniadakan posisi menteri koperasi. Hal ini disebabkannya karena koperasi dijadikan sebagai alat politik, ini disebabkan karena kurangnya pengawasan dan pengendalian dalam organisasi koperasi. pengerjaan koperasi itu sendiri didasarkan oleh rapat pada setiap anggota.

Tahun 2001

Presiden Megawati Soekarno Putri menghidupkan kembali posisi menteri koperasi, tetapi tidak membawahi departemen. Menteri Negara koperasi membawahi kementrian koperasi, usaha kecil dan menengah.