Mendata Informasi dari Sebuah Artikel di Media Cetak dan/atau Elektronik dengan Mencantumkan Sumbernya

Informasi yang kita terima dari mana pun, termasuk dari artikel dalam media cetak atau elektronik, bisa sesuai dengan pemikiran kita, tetapi juga bisa bertentangan. Jika kita setuju dengan informasi yang kita terima, tentu kita dapat mendukung dan memberikan persetujuan. Namun, jika tidak menyetujuinya, kita juga dapat menyampaikan kritik atau tambahan.
Dunia pers kita saat ini sudah mendukung untuk melakukan hal–hal seperti itu. Suatu permasalahan yang menjadi pro dan kontra dan beberapa kali oleh para ahli di media massa disebut polemik. Biasanya, permasalahan yang sampai menjadi polemik merupakan permasalahan yang sangat mendasar. Para ahli mengemukakan pendapat-pendapatnya dan mengadu argumentasi dengan ahli lain. Namun demikian, kita juga dapat menyatakan persetujuan pendapat atau argumentasi tersebut memang sesuai dengan pemikiran kita.
Jika ingin mencari informasi tentang masalah yang aktual dan sedang menjadi polemik, kita dapat membuka surat kabar, melihat tayangan televisi, atau mengunjungi situs internet. Saat ini, media massa, baik cetak maupun elektronik, menyajikan banyak sekali informasi dari berbagai bidang dengan cepat dan aktual.
Jika informasi sudah diperoleh, pendataan informasi sangat penting. Informasi mempunyai berbagai fungsi, baik untuk mengembangkan pengetahuan seseorang, sebagai bahan rujukan atau referensi, sebagai data atau bukti, maupun untuk kepentingan lain. Sumber informasi juga harus dicantumkan secara jujur dan jelas sebagai penghormatan atas hak cipta.